27 Agustus 2014

BIAYA TETAP DI APARTEMEN

Seperti halnya kita tinggal di komunitas masyarakat pada umumnya, di Llingkungan perumahan, lingkungan desa, kampung, yang memerlukan biaya untuk keperluan lingkungan ataupun keperluan rumah sendiri. Begitu juga hidup di  di Apartemen juga memerlukan biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan tersebut diatas, hanya istilahnya yang lain.

Pada dasarnya setiap penghuni apartemen harus membayar dua biaya ini: maintenance fee dan biaya lain-lain, setiap bulannya kepada pengelola apartemen. Bila mengingkari kewajiban membayar, penghuni bisa dikenakan denda, pemutusan sementara, dan pemutusan tetap, tergantung dari lamanya keterlambatan pembayaran.


Maintenance fee adalah iuran pengelolaan dalam apartemen, atau ada juga yang menyebut IPL (Iuran Pengelolaan Lingkungan),  terdiri dari service charge dan sinking fund.

Service charge.
Service Charge, yang dikenakan oleh pengelola gedung apartemen terhadap penghuni, merupakan dana yang dihimpun untuk menutup pengeluaran biaya kantor pengelola, biaya utilitas untuk common area, housekeeping, keamanan, dan biaya engineering.

Besarnya service charge tergantung pada kelas apartemen dan luasan unit yang ditempati. Kelas Rusunami, Midlle, Upper-Midlle, Upper. Adapun di Apartemen Mataram City service charge-nya per bulan sebesar Rp 12.500,-/m2.

Sinking fund.
Sinking Fund, atau dana cadangan,  merupakan tabungan yang dikumpulkan dari setiap unit yang akan digunakan untuk perbaikan “besar” atas benda atau bagian bersama di kemudian hari .

Bagian dan benda bersama ini sifatnya vital/berat yang menyangkut kelangsungan operasional dan kerapihan gedung dan memiliki life time lama, seperti mekanikal/ elektrikal, inventaris gedung/kantor, dan struktur/arsitekur gedung. “Misal untuk perbaikan genset, lift, AC, alarm kebakaran, penggantian warna cat, dll.

Besar sinking fund adalah 10 – 15% dari service charge. Biasanya kedua biaya ini dibayarkan 3 bulan sekali di muka.

Disamping biaya maintenance tersebut, seperti juga halnya di rumah biasa adalah  Biaya Listrik dan Biaya Air, yang besarnya tergantung pada jumlah pemakaian per bulannya.

Biaya Listrik.
Tarif Dasar Listrik (TDL) di apartemen biasanya lebih mahal daripada TDL Rumah landed, karena menyesuaikan dengan peraturan dari PLN yang mengenakan biaya berbeda pada bangunan kategori bisnis, seperti halnya apartemen.
Di Apartemen Mataram City, kWH meter ditempatkan secara terpusat di Ruang Kontrol Listrik yang terletak pada setiap lantai

Biaya Air.
Tarif Dasar Air di apartemen biasanya lebih mahal daripada TDA Rumah landed, karena biasanya air bersih tidak dari PDAM, tetapi didapatkan dari air sumur dalam (deep well), dan dikelola oleh Apartemen itu sendiri.
Di Apartemen Mataram City, meteran air ditempatkan secara terpusat di Ruang Kontrol Air. yang terletak pada setiap lantai

Biaya Parkir Kendaraan.
Biaya parkir juga tergantung pada pengelola gedung apartemen masing-masing. Ada yang dibebankan kepada penghuni apartmen sesuai dengan tarif parkir biasa dan ditagihkan bersama dalam maintenance fee. Namun, ada pula yang diberikan gratis dengan batasan-batasan tertentu.


________________________________________________________________________
Keterangan lebih lanjut : Alex - 0813 9266 5099


1 komentar:

Unknown mengatakan...

Terimakasih atas informasinya tentang biaya apartemen. Sangat bermanfaat!